Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025 — Rangkaian event Launch Rich Communication Services (RCS) Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan sesi diskusi bertajuk “The Future of Customer Engagement: The Official Launch of RCS Business Messaging”, yang membahas arah baru komunikasi bisnis melalui pemanfaatan messaging berbasis rich content dan format komunikasi yang lebih dinamis. Dalam momentum ini, Dartmedia menegaskan langkah strategisnya di industri digital messaging Indonesia dengan resmi ditunjuk sebagai Reseller Direct RCS IOH.
Dalam acara tersebut, Bapak Mirza I. B. Lubis selaku Director Dartmedia turut hadir dan melakukan penandatanganan kerja sama traffic RCS bersama Bapak Ronny William Sugiadha, President Director Mahaka. Penandatanganan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas ekosistem untuk mempercepat pemanfaatan RCS sebagai kanal komunikasi bisnis di Indonesia.
Diskusi Industri: Peran RCS dalam Inovasi Messaging
Diskusi ini menghadirkan para pemimpin industri lintas sektor, termasuk Bapak Yudhi Hadiwidowo dalam kapasitasnya sebagai VP–Head of B2B Product & Marketing Indosat Ooredoo Hutchison, Bapak Ronny William Sugiadha selaku President Director Mahaka, Bapak YM Ravi Shankar sebagai Vice President Tanla Platforms Ltd., Bapak Denny Galant selaku Head of Android Platforms & Ecosystems di Google Indonesia, Bapak Mirza I. B. Lubis mewakili Dartmedia sebagai Director, serta Bapak Fanky Mulia selaku VP Membership & Loyalty Blibli.
Dalam sesi tersebut, para panelis membahas bagaimana RCS berkembang sebagai evolusi layanan messaging yang mampu menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih kaya, interaktif, dan relevan bagi pelanggan.
RCS sebagai Fondasi Inovasi Messaging
Dalam pemaparannya, Bapak Mirza I. B. Lubis menyampaikan bahwa RCS memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi solusi messaging, khususnya untuk menjawab kebutuhan bisnis modern. Ia menjelaskan bahwa dibandingkan SMS konvensional, RCS memungkinkan brand menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih dinamis melalui dukungan rich content, kapasitas karakter yang lebih panjang, serta interactive messaging yang membuka ruang komunikasi dua arah dengan pelanggan.
“Dengan RCS, komunikasi brand bisa tampil lebih kaya dan interaktif, sehingga engagement dengan pelanggan dapat dibangun lebih efektif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bapak Mirza I. B. Lubis menambahkan bahwa roadmap pengembangan RCS ke depan memiliki potensi yang luas, termasuk peluang integrasi untuk berbagai kebutuhan seperti payment, ticketing, hingga beragam use case digital lain yang mendukung ekosistem bisnis secara end-to-end.
Relevansi RCS terhadap Perkembangan Digital Marketing
Menanggapi dinamika industri, Bapak Mirza I. B. Lubis menilai bahwa RCS semakin relevan dengan perkembangan strategi digital marketing 3-5 tahun kedepan, terutama dalam mendorong pendekatan hyper-personalization. Dengan dukungan Artificial Intelligence (AI) dan Big Data Analytics, komunikasi dapat dirancang lebih kontekstual dan relevan berdasarkan perilaku serta kebutuhan pelanggan, sekaligus tetap terukur untuk kepentingan bisnis.
“Dengan kombinasi RCS, AI, dan Big Data Analytics, brand dapat membangun komunikasi yang lebih personal, real-time, dan bernilai tinggi. Hal ini menjadi fondasi penting dalam penguatan strategi digital marketing ke depan,” tambahnya.
![]()
RCS sebagai Arah Baru Customer Engagement
Hadirnya RCS dalam ekosistem komunikasi bisnis mencerminkan perubahan cara brand membangun hubungan dengan pelanggan. Pendekatan messaging yang semakin terintegrasi ini memberi ruang bagi brand untuk menyederhanakan perjalanan komunikasi, sekaligus memperkuat konsistensi pengalaman pelanggan di berbagai titik interaksi.